MAKNA PANCASILA
TUGAS PKN

Disusun oleh :
1. IPAN APANDI
2. M. AGUN
3. ROSTANDI ZAENUDIN
4. SAHRONI
5. WISNU J
SMK NEGERI 1 RANGKASBITUNG
Jl. Dewi Sartika No.61L Rangkasbitung
P A N C A S I L A
1. KETUHANAN YANG MAHA ESA.
2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB.
3. PERSATUAN INDONESIA.
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN.
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA.
MAKNA SILA KE TUHANAN YANG MAHA ESA
Arti dan Makna Sila Ketuhanan yang Maha Esa
- Mengandung arti pengakuan adanya kuasa prima (sebab pertama) yaitu Tuhan yang Maha Esa
- Menjamin penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan beribadah menurut agamanya.
- Tidak memaksa warga negara untuk beragama.
- Menjamin berkembang dan tumbuh suburnya kehidupan beragama.
- Bertoleransi dalam beragama, dalam hal ini toleransi ditekankan dalam beribadah menurut agamanya masing-masing.
- Negara memberi fasilitator bagi tumbuh kembangnya agama dan iman warga negara dan mediator ketika terjadi konflik agama.
kita selaku umat beragama harus mendekatkan diri kepada Tuhan pencipta alam semesta sebagai rasa syukur kita terhadap kelangsungan mahluk hidup dan alam semesta.
Selain itu juga setiap warga Negara Indonesia memiliki keyakinan dan agama yang berbeda-beda, maka dari itu warga Negara Indonesia harus bisa dan mampu bertoleransi antar agama yang satu dan yang lainnya. Kelima agama di Indonesia diakui keberadaannya dan dilindungi oleh pemerintah Indonesia seperti tempat peribadahan dan acara – acara tertentu yang di selenggarakan oleh suatu agama.
Kita juga harus mampu bersosialisasi antar agama jangan sampai mengucilkan dan merugikan salah satu agama, saling menghargai dan menghormati antar agama sangat diperlukan untuk kemajuan dan kejayaan Negara Republik Indonesia serta untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.
Tidak Memaksakan Suatu Agama & Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang
MahaEsa Kapada Oranglain
Bangsa Indonesia dalam melaksanakan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa
memiliki landasan yang dapat menjamin kehidupan beragama, diantaranya adalah
sebagai berikut:
1. Pancasila, dalam sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan didasari oleh sila-sila
lainnya.
2. Pembukaan UUD 1945: pada alenea ke tiga: Atas berkat rahmat Allah yang Maha
Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan yang luhur....
Alenea ke empat: Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan
berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa....
Pasal 29 ayat (1) UUD 1945: Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa.
3. Ketetapan MPR No IV/MPR/1999 tentang GBHN.
Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN).
Dalam ketetapan tersebut dicantumkan bahwa salah satu arah kebijakan bidang
agama adalah meningkatkan dan memantapkan kerukunan hidup antar umat
beragama sehingga tercipta suasana kehidupan yang harmonis dan saling
menghormati dalam semangat kemajemukan melalui dialog antar umat beragama
dan pelaksanaan pendidikan agama secara deskriptif yang tidak dogmatis untuk
tingkat perguruan tinggi.
MAKNA SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB
Arti dan Makna Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
- Menempatkan manusia sesuai dengan hakikatnya sebagai makhluk Tuhan
- Menjunjung tinggi kemerdekaan sebagai hak segala bangsa.
- Mewujudkan keadilan dan peradaban yang tidak lemah.
- Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
- Saling mencintai sesama manusia.
- Mengembangkan sikap tenggang rasa.
- Tidak semena-mena terhadap orang lain.
- Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
- Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
- Berani membela kebenaran dan keadilan.
- Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari masyarakat Dunia Internasional dan dengan itu harus mengembangkan sikap saling hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
Setiap warga Negara Indonesia baik itu dipemerintahan maupun warga masyarakat harus berlaku adil dari bidang apapun jangan ada penyimpangan dan tidak merugikan pihak lain, warga Negara Indonesia juga berbudaya dari sabang sampai merauke. Semua budaya di Indonesia di akui dan dilindungi keberadaannya oleh pemerintah Indonesia sebagai tradisi budaya Indonesia.
MAKNA SILA PERSATUAN INDONESIA
Arti dan Makna Sila Persatuan Indonesia
- Nasionalisme.
- Cinta bangsa dan tanah air.
- Menggalang persatuan dan kesatuan Indonesia.
- Menghilangkan penonjolan kekuatan atau kekuasaan, keturunan dan perbedaan warna kulit.
- Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan.
- Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Rela berkorban demi bangsa dan negara.
- Cinta akan Tanah Air.
- Berbangga sebagai bagian dari Indonesia.
- Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
Menghilangkan perbedaan, agama, suku, adat istiadat, ras dan menyatukannya dalam bhineka tunggal ika. Rasa nasionalisme juga harus ditumbuhkan sebagai bukti kita akan kecintaan dan kebanggaan kita menjadi warga Negara Indonesia yang rukun, tentram, dan aman.
MAKNA SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN
Arti dan Makna Sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
- Hakikat sila ini adalah demokrasi.
- Permusyawaratan, artinya mengusahakan putusan bersama secara bulat, baru sesudah itu diadakan tindakan bersama.
- Dalam melaksanakan keputusan diperlukan kejujuran bersama.
- Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
- Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
- Mengutamakan budaya rembug atau musyawarah dalam mengambil keputusan bersama.
- Berrembug atau bermusyawarah sampai mencapai konsensus atau kata mufakat diliputi dengan semangat kekeluargaan.
Setiap warga Negara harus menerima perbedaan baik perbedaan suku, ras, agama, dan adat istiadat sebagai bukti bahwa Negara I ndonesia adalah Negara yang menganut system Demokrasi pancasila. Semua pendapat dan aspirasi senantiasa didengarkan sebagai bahan evaluasi kinerja sebuah pemerintahan dan badan terkait.
MAKNA SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA
Arti dan Makna Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
- Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat dalam arti dinamis dan meningkat.
- Seluruh kekayaan alam dan sebagainya dipergunakan bagi kebahagiaan bersama menurut potensi masing-masing.
- Melindungi yang lemah agar kelompok warga masyarakat dapat bekerja sesuai dengan bidangnya.
- Bersikap adil terhadap sesama.
- Menghormati hak-hak orang lain.
- Menolong sesama.
- Menghargai orang lain.
- Melakukan pekerjaan yang berguna bagi kepentingan umum dan bersama.
Keadilan dalam hal kebebasan berpendapat yang termasuk ke dalam hak setiap individu karena setiap pendapat yang di keluarkan oleh rakyat sebagian besar hanya didengarkan tanpa dicari solusi penyelesaiannya.Karena pendapat yang diterima sebagian hanya terpaku terhadap rakyat-rakyat yang memiliki ekonomi keatas .sikap diskriminatif itulah yang sangat dirasakan rakyat menengah ke bawah dalam segi hukum.



